Setelah kurang lebih 3 bulan, akhirnya terkumpul juga segebog lembaran uang seribu rupiah an yang berjumlah Rp.450.000 yang kusimpan dalam sebuah kotak kardus bertuliskan vitazone. Ingin menangis hati rasanya mengingat perjuangan untuk mencapainya, mulai dari sebungkus rokok X-mild yang biasa kuhabiskan dalam waktu 2 hari pun harus kutahan hingga 1 minggu. Sampai mas saudik si tukang bakso kini tak pernah lagi menyapaku. Namun kemudian hati ini berkata,jangan biarkan pengorbanan itu sia-sia. Kubulatkan tekadku dan kemudian bergegas ku mengambil handuk lalu pergi ke kamar mandi. Byuuurr….semakin ku ayunkan gayung semakin yakin diriku akan keputusan yang telah kuambil. Dengan berbekal keberanian ku bawa uangku tadi menuju toko sebelah rumahku untuk kutukarkan dengan lembaran lima puluh ribuan. Senang hati rasanya setelah uangku sekarang menjadi 4 lembar seratus ribuan dan selembar lima puluh ribuan. Bergegas ku starter motor kesayanganku dan berangkatlah aku ke galeri SMART di kotaku.
Panas terik dan padatnya jalan raya tak bisa mencegahku kesana,hingga akhirnya aku sampai di tempat itu. “ada yang bisa saya bantu mas?’ ucap pak satpam disana. Dengan tegas ku berkata “saya mau beli hape modem pak!”. kemudian dia menjulurkan sepucuk kertas bertuliskan angka 20 sambil berkata “silahkan ini nomor antriannya”. Kurang lebih 2 jam menunggu dari nomor 6 hingga nomorku dipanggil. Bergegas ku menuju sebuah loket dengan seorang cewek cantik yang membuat hatiku berdebar2. “selamat siang bapak, silahkan duduk” masih terngiang sapaan lembut mbak itu dikepalaku sambil kemudian memintaku duduk dan kemudian berkata “ada yang bisa saya bantu bapak? dengan saya lina” tanpa basa basi aku langsung berkata saya mau beli hape modemnya mbak. Panjang lebar dia menjelaskan, namun mataku tertuju pada sebuah kotak berwarna merah bertuliskan C700 Haier Mobile yang menari-nari diatas tangan mbak lina. Kemudian mbak lina meminta aku menandatangani beberapa lembar surat yang aku sudah tak ingin tahu apa isinya sambil kemudian meminta KTP ku juga pembayaran hape tersebut sebesar Rp.448.000. Benar-benar suatu kebahagiaan yang tak bisa kuungkapkan saat mbak lina mengucapkan terima kasih dan hape tersebut sudah berada dalam kantong kresek bertuliskan SMART yang sekarang berada di tanganku.
Begitu sampai dirumah tak sabar ku ingin langsung berselancar di dunia internet dengan hape baruku yang katanya hebat dan hemat itu, namun ingatku akan perkataan mbak lina untuk men-charge baterainya selama 6 jam sebelum digunakan. Setelah kurang lebih 3 jam aku tak tahan lagi,langsung saja kuhidupkan hape tersebut dan ku colokkan ke usb komputerku. Dial #777 dengan username dan password “smart” dan berhasil! smart is now connected speed 115,2 kbps begitulah tulisan yang muncul di layarku melalui sebuah baloon tip.
http://www.google.co.id, itulah alamat yang pertama aku ketikkan di browser mozillaku. dan voila halaman google pun tampil di layarku. Percobaan kedua ku update antivirusku dan meskipun memang agak lambat namun antivirusku bisa terupdate. percobaan ketiga aku buka indowebster dan aku mencoba untuk download sebuah lagu, walaupun hanya berjalan antara 5-9 kBps namun hati ini merasa lega. Tak puas dengan itu kucoba untuk memainkan game online yaitu Point Blank. Begitu loading selesai ku inputkan username dan passwordku dan voila aku bisa bermain PB
. Bingung ku pilih server yang kosong hingga akhirnya pilihanku jatuh ke server nomor 25. Kemudian kucari room death match dan ku join untuk bermain disana. Ingin kuter tawa rasanya melihat pemain2 lain yang berjalan patah-patah namun ku asik saja bermain hingga ronde selesai.
Dengan hanya Rp.45.000 perbulan aku sudah bisa menikmati internet yang unlimited walaupun tidak secepat yang seperti di iklankan di televisi (maklum tidak cukup dana untuk mencicipi smart EVDO
). Namun aku sudah puas dengan paket hape modem ini. Semoga dengan bertambahnya user smart juga akan memberi kebijakan penambahan bandwidth agar tidak terlalu lemot amin…
